Jumat, 08 November 2013

Ikhlas Itu Indah

Ikhlas Untuk Cinta

Ketika kita memiliki seorang kekasih,betapa senangnya hati ini betapa indahnya hidup ini disaat kita bisa bersamanya. Tapi apakah hubungan itu akan selamanya senang tanpa ada suatu masalah ? Mungkin pada saat itu kita telah terbakar oleh api asmara, sehingga ketika kita dalam situasi tersebut banyak yang bilang dunia itu serasa milik berdua,dsb.
Tapi ketika hubungan seseorang itu telah hancur, telah banyak ditimpa suatu masalah, banyak orang yang mengeluh akan cinta, banyak orang yang terluka karena cinta. Sebenarnya cinta itu indah bila kita dapat menafsirkannya dengan baik dan tepat. Memang cinta itu terkadang jalannya selalu membuat kita bingung, terkadang jalannya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Disaat kita telah menjalin hubungan dengan seseorang, namun pada akhirnya pasangan kita itu memilih untuk pergi, apa yang sebenarnya harus kita lakukan ? haruskah kita mngejar-ngejar cinta yang hanya membuat kita sakit ? haruskah kita sampai mengorbankan diri kita agar pasangan kita tau betapa besarnya cinta kita terhadapnya?
Jangan seperti itu,karena hal itu hanya akan menyiksa diri kita sendiri. Meski melupakan seseorang itu tidak semudah membalikan kedua tangan, akan tetapi ketika pasangan kita memilih untuk pergi, usahakanlah kita IKHLAS merelakannya. Karena mencintai atau dicintai saja itu salah, itu hanya akan membuat salah satu dari pasangan kita tersiksa oleh cinta, yang benar itu adalah saling mencintai.
IKHLAS mungkin memang berat, namun banyak hikmah yang bisa kita ambil dari kata IKHLAS. Ketika pasangan kita memilih pergi, jangan pula berdo'a agar kita dijodohkan dengan dia yang kita sukai, karena hal itu sama saja kita mengatur-ngatur Tuhan kita. Memang kita tahu dia itu pasti yang terbaik untuk kita, terbaik untuk dunia dan akhirat ?
Kita berdo'a seperti ini saja "Ya allah jika dia yang terbaik untukku maka dekatkanlah, tapi jika dia bukan yang terbaik untukku maka jauhkanlah" . Do'a seperti itu mungkin sangat sederhana, tapi do'a seperti itu yang disukai oleh Allah swt, karena seolah-olah kita telah merelakan atau mengikhlaskan urusan kita kepada Allah swt.
Jadi intinya ketika pasangan kita memilih untuk pergi, kita jangan berputus asa dan jangan sampai setres dibuatnya, tapi kita harus IKHLAS dan pasrahkan urusan kita kepada Allah. Karena dia pergi itu pasti ada yang menggantikan, yang lebih baik lagi dari pada sebelumnya, yang lebih bisa mengarahkan kita kepada hal-hal yang positif, yang bisa membimbing kita kepada jalan yang benar :).


2 komentar: