Pengorganisasian dan REVISI PESAN-PESAN BISNIS
- Ketrampilan Merevisi Pesan
Menulis pesan memang membutuhkan keterampilan yang baik, pemikiran yang baik dan bersifat kreatif. Pesan dalam dunia bisnis memang harus diperhatikan segala sesuatunya, karena apa yang kita buat itu akan berpengaruh juga terhadap orang lain. Pesan yang baik ialah pesan yang dapat dimengerti oleh siapa saja khususnya yang dituju.
- Pesan – pesan Bisnis Tertulis.
A. Mengedit isi dan cara pengorganisasiannya
Tahap awal pada pesan harus dibuat secara menarik, dan relevan karena pesan awal memiliki peranan penting terhadap audiens.
B. Mengedit mekanik atau teknis penulisan
1) Susunan kalimat yang harus digunakan, apakah kalimat tersebut sudah sesuai dengan kaidah kebahasaan yang seharusnya, sehingga dapat dengan mudah dipahami dengan baik.
2) Penggunaan huruf kapitalisasi secara tepat (memperhatikan kata-kata apa saja yang harus ditulis dengan huruf kapital).
3) Tata cara enulisan tanda baca secara benar (memperhatikan penggunaan tanda baca koma, titik, titik koma, tanda tanya, dan tanda seru)..
4) Memperhatikan makna keutuhan suatu kalimat, sehingga makna suatu kalimat dapat dipahami dengan mudah oleh audiens.
5) Memperhatikan pengulangan kata yang tidak tepat dalam suatu kalimat. Hal ini dapat menghilangkan makna pesan – pesan bisnis yang telah disampaikan kepada audiens.
- Pesan – pesan bisnis lisan
a. Substansi Pesan
Mengedit suatu substansi pesan yang akan disampaikan kepada audiens
b. Pengorganisasian Pesan
Mencakup 3 poin penting dalam pengorganisasian, yaitu:
1) Pembuka (seperti salam pembuka, dan perkenalan diri)
2) Penyampaian substansi pesan (seperti pengantar pesan dilanjutkan dengan substansi pesan.
3) Penutup (seperti kesimpulan, saran, rekomendasi, dan implikasi).
c. Gaya Bahasa
Gaya bahasa yang harus digunakan dalam penyajian pesan – pesan bisnis secara lisan harus lebih menarik dan dinamis dibandingkan yang berbentuk tertulis karena cara penyampaiannya yang lebih santai, luwes, dan tidak monoton.
- Pemilihan Kata Yang Tepat
Pemilihan kata dalam penyampaian suatu pesan – pesan bisnis kepada audiens sangat penting. Penggunaan kata asing yang sukar dimengerti adalah pemborosan. Supaya suatu komunikasi bisa tercapai tujuan nya, perlu diperhatikan hal-hal berikut:
- Pilihlah kata yang sudah familiar
Bahasa yang familiar disini yaitu bahasa yang biasanya selalu digunakan sehari-hari dan sudah tidak asing lagi. Ini bertujuan agar apa yang kita sampaikan bisa dengan mudah dapat dipahami oleh audiens.
- Pilihlah kata-kata yang singkat
Kata yang singkat bisa juga menjadi pilihan yang baik dalam menyampaikan sebuah informasi, namun kita harus tetap memperhatikan kaidah-kaidah penulisan yang baik dan juga benar.
- Hindari kata-kata yang bermakna ganda
Kata yang bermakna lebih dari satu biasanya disebut dengan ambigu. Ini merupakan hal yang harus dihindari ketika kita ingin menyampaikan sebuah informasi agar menghindari kesalahpahaman dan sebagainya.
- Membuat Kalimat Yang Efektif
Kalimat yang efektif yaitu kalimat yang tersusun rapih. Selain memperhatikan EYD, kalimat yang efektif juga merupakan sebuah kalimat yang jelas.
- Tiga jenis kalimat
a) Kalimat Sederhana
Kalimat sederhana hanya memiliki subjek dan predikat. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa suatu kalimat dapat dilengkapi dengan objek baik langsung maupun secara tidak langsung.
b) Kalimat Majemuk
Kalimat majemuk biasanya berisi dua atau lebih klausa independen dan juga tidak mempunyai klausa dependen. Klausa independen adalah klausa yang dapat berdiri sendiri atau bisa kita sebut dengan klausa yang mempunyai pengertian yang utuh, sedangkan klausa dependen ini adalah klausa yang tidak dapat berdiri sendiri sehingga klausa nya tidak memiliki klausa yang utuh.
c) Kalimat kompleks
Kalimat yang kompleks biasanya berisi sebuah klausa independen, dan juga satu atau lebih klausa dependen sebagai anak kalimat.
- Menulis Ulang Pesan
Ernest Hemingway menyatakan bahwa “tidak ada yang disebut menulis yang ada hanya menulis ulang” Pada kenyataannya, pelaku bisnis banyak melakukan kesalahan berikut:
- Hanya memindahkan kata-kata dan tidak benar-beanr memperbaikinya
- Tidak melakukan penulisan ulang karena dianggap membuang waktu
- Mengirim dokumen pada saat-saat terakhir dibutuhkan.
Setelah penulisan ulang dilakukan dengan sangat baik dokumen bisnis kemungkinan biasanya akan menjadi berjumlah separuh dari rencana semula. Dokumen bisa menjadi lebih ringkas, mantap dan kuat.
Memproduksi Pesan
Setelah kita puas dengan memproduksi pesan, gaya, oraganisasi, kemudahan dibaca, pilihan kata, proses pembuatan pesan belum selesai, pengembangan paragraf dan menulis ulang pesan. Draft akan ditulis ulang dengan baik atau diketik secara manual atau bisa juga secara elektronis.
SUMBER :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar